Saturday, March 26, 2011

CINTA

CINTA ADALAH KELUH KESAH MANUSIA YANG TERASING
“ Sebuah Essai untuk Kawan-Kawan yang Berjuang guna Kemenangan Kelas Proletar”
……………Azmir zahara……........
---------------------------------------------
PESTA TELAH USAI 
Di negeri seberang
Kau tabur cahaya
Diiringi alunan seruling
Mendekat mencoba merapat
Dua hati yang mulai berdansa
Langkah demi langkah sajikan gerakan
Mencoba lebih mendalam
Semua hilang ingatan
Pesta telah usai
Disini bukan tempatnya
Cacian sejarah yang kelam
Membuat binasa
-----------------------------------------------------------------
Bentuk-bentuk perlawanan dalam sejarah peradaban umat manusia, bentuk protes terhadap kekuasaan dengan dogma yang menindas. Bentuk bentuk perlawan selalu berkembang dengan metodenya, Heraclitos filsuf yunani mengatakan bahwa tidak ada sesuatu hal yang tetap, semua mengalimi perubahan (panthe rai). Sejarah peradaban manusia selalu berkembang. Perlawanan pertama dalam sejarah filsafat barat adalah menentang mite-mite dan dogma oleh filsuf yunani. Hancurnya dinansti dewa-dewa digantikan oleh kekuatan manusia yang mempunyai rasio. Rasio mempunyai tempat tertinggi didalam dinamika filsafat yunani. Terbebasnya manusia dari belunggu mite-mite dan dogma, membuat manusia sebagai manusia yang bebas, dia hanya dibatasi oleh rasio-nya sendiri.

Friday, March 25, 2011

Kata Pengantar Pada Sebuah Sumbangan Untuk Kritik Terhadap Ekonomi Politik

Marx, 1859                                                         

Saya meneliti sistem ekonomi borjuis dengan urutan sebagai berikut: kapital, kepemilikan tanah, buruh-upahan; Negara, perdagangan luar negeri, pasar dunia. Kondisi ekonomi dari keberadaan tiga kelas besar, yang mana membagi masyarakat borjuis modern, dianalisis di bawah ketiga judul yang pertama; hubungan dari ketiga judul yang lain sudah tidak perlu dibuktikan. Bagian pertama dari buku yang pertama, yang membahas mengenai Kapital, terdiri dari bab-bab berikut ini: 1. Komoditas, 2. Uang atau sirkulasi sederhana, 3. Kapital secara umum. Bagian yang sekarang ini terdiri dari dua bab. Seluruh bahan terletak di depan saya dalam bentuk monografi, yang ditulis bukan untuk publikasi melainkan untuk klarifikasi-diri pada periode-periode yang sangat terpisah; pembentukannya ke dalam suatu keseluruhan yang terintegrasi, sesuai dengan rencana yang telah saya tunjukkan, akan tergantung dari keadaan.

Wednesday, March 23, 2011

TAN DAN KEMERDEKAAN

Kelas tani itu penting, kelas saudagar dalam dunia sekarang sangat berguna, kelas intelektual berguna dan penting, tetapi tanpa kelas pekerja mesin, indonesia merdeka pasti tak akan bisa berdiri dan kalau berdiri tak akan bisa teguh dan lama.
Tan Malaka - Madilog

Dalam berbagai riwayat mengenai tan malaka dan berbagai buku yang ia tulis, kita akan mendapatkan gambaran bahwa tan adalah seorang aktivis sekaligus pemikir revolusioner yang setia membela indonesia untuk merdeka seutuhnya. Walaupun akhirnya ia bersebrangan dengan Hatta dan Soekarno dan bahkan sangat saling berbeda pandangan dengan Sjahrir, Tan tetap kukuh dengan pendiriannya yang tak mau kenal kompromi dengan kolonialis belanda dan ingin indonesia merdeka 100% walau dengan darah (perang terbuka/gerilya dengan belanda), disamping bung tomo dan jendral besar soedirman yang juga setuju indonesia harus merdeka 100%. Pendirianya ini mengakibatkan tan yang selama 20 tahun hidup berada dalam pengasingan di 11 negara, 13 kali di penjara, dikejar-kejar oleh polisi rahasia/intelejen jepang, inggris, belanda, amerika dan bahkan rusia dengan 23 nama samaran itu, menemui ajalnya ditangan pemerintahan indonesia sendiri di masa pemerintahan perdana menteri Amir sjarrifudin, di tepi sungai brantas wilayah kediri 21 februari 1949 karena dituduh melawan soekarno-hata (tempat kematian tan ini sampai sekarang masih menimbulkan kontroversi dan masih terus diperdebatkan).

Tuesday, March 8, 2011

International Women Day “Bersatu Melawan Imperialisme Demi Pembebasan Nasional”

Kapitalisme Sebagai Akar Ketertindasan Perempuan
Sistem kapitalisme telah melahirkan berbagai macam persoalan dalam masyarakat. Dengan kepemilikan pribadi atas alat produksi telah berdampak adanya kerja upahan. Jerat kapitalisme telah menerobos segala sendi-sendi kehidupan manusia. Penghisapan kapitalisme tidak dibatasi negara, ras, agama, jenis kelamin maupun usia, artinya dimana ada ruang untuk mengakumulasi modal ia akan memasukinya. Dan praktek kapitalisme yang dilandasi semangat akumulasi ini telah memecah masyarakat menjadi dua kelas yang saling berlawanan, yaitu kelas pemilik dan kelas tidak bermilik. Kelas borjuasi yang memiliki alat produksi akan memaksa kelas buruh yang tak bemilik supaya menjual tenaganya dengan imbalan upah murah.
Lihat SMI Semarang Office di peta yang lebih besar